6 Tips Anak Cerdas Rekomendasi Psikolog

Tips anak cerdas menurut psikolog dibawah ini wajib bunda baca ya.

Anak memang terlahir dengan kemampuan berbeda-beda. Tapi bukan berarti anak tidak mampu mencapai batas maksimal kecerdasannya. Tergantung pola asuh orang tua ya bun.

Tingkat kecerdasan anak dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor biologis dan eksternal. Faktor biologis yaitu faktor genetik sang bunda dan ayah, nutrisi yang dikonsumsi bunda selama masa kehamilan, dan maupun penyakit yang diderita.

Faktor eksternal berupa gaya parenting anak dan lingkungan tempat anak bersosialisasi. Anak cerdas lahir dari pola parenting anak yang tepat dan efektif dari proses yang panjang dan kompleks.

Termasuk stimulasi yang diberikan orang tua kepada anak juga menjadi faktor penting.

Apa saja tips mendidik anak menjadi cerdas menurut Psikolog?

1. Jangan Dikte Anak

Anak cerdas akan lahir ketika ia dibiarkan untuk mengembangkan imajinasi dan bermain sesuka hati anda mungkin tergoda untuk mengatur jadwal anak sedemikian rupa agar ia mendapatkan skill yang berguna untuk mengasah otak, tapi psikolog mengatatakan hal itu justru keliru.

bebaskan anak untuk melakukan yang ia suka termasuk berinteraksi dengan gadget atau komputer jangan lupa untuk tetap mengawasi dan memberikan batasan penggunaan tersebut.

Jangan menuruti semua yang dimau anak ya bun, semua ada batasannya. Oleh sebab itu hati-hati juga saat menolak permintaan anak.

2. Memaksimalkan Teknologi

Perkembangan teknologi bisa membantu kita menciptakan anak cerdas bila dimaksimalkan sesuai potensinya. misalnya menggunakan teknologi virtual reality untuk mengajarkan banyak hal pada anak. misalnya cara bermain olahraga tertentu atau memperkenalkan anak pada hewan prasejarah yang sudah punah.

3. Banyak Bertanya, Sedikit Menjelaskan

Memperbanyak bertanya pada anak akan melatih skill problem solving sekaligus mepertajam imajinasi anak. Misalnya ketika tengah berkendara, Anda bisa mengajukan pertanyaan sederhana pada anak, seperti “apa yang akan terjadi kalau kita melanggar lampu lalu lintas?”

metode parenting seperti ini menunjukkan keberhasilan bila anak kemudian sering mengajukan pertanyaan yang dimulai dengan “mengapa”

ya, pertanyaan seperti ini akan membuat Anda lelah. Tapi ingatlah bahwa itu merupakan pertanda Anda sudah dalam jalur yang benar untuk menciptakan anak cerdas.

4. Dukung Pertemanan Sehat, Hindari Pertemanan Toxic

Benar, anak memang seharusnya bermain dengan siapa saja. Namun, Anda berhak membatasi anak bergaul dengan teman-teman yang toxic agar ia tidak terpengaruh dengan pergaulan seperti itu.

5. Pilih Sekolah dan Guru yang Kompeten

Pola parenting anak bisa buyar ketika sekolah dan tenaga pengajar di dalamnya tidak menunjukkan visi yang sama dengan Anda.

Ingat, anak akan berada di sekolah sekitar 6 jam per hari sehingga institusi ini sangat berperan untuk membentuk pola pikir anak, terutama dalam hal akademis.

jika memungkinkan pilih seklah yang dikenal akan kepintaran siswanya agar anak terpacu untuk berada di level yang sama.

yang tak kalah penting, pilih sekolah yang mendukung setiap bakat anak yang berbeda-beda serta memiliki program yang dapat mengembangkan potensi anak.

6. Jangan Paksa Anaktips anak cerdas

Setiap anak memiliki karakternya masing-masing, tugas orangtua hanyalah mengarahkan anak yang pendiam jangan dipaksa menjadi anak yang aktif secara fisik, begitu pula anak yang lebih suka aktivitas di luar ruangan jangan dipaksa belajar di dalam kelas dalam waktu yang panjang.

sebaliknya, orangtua bisa mengarahkan karakter anak tersebut menjadi keuntungan baginya. misalnya anak pendiam dapat diberi banyak buku bacaan yang meningkatkan intelegensinya.

Selama anak tidak berperilaku menyimpang dan masih dalam batas kewajaran. Hormati keinginan anak untuk menjadi dirinya sendiri.

Orang tua juga harus ingat bahwa anak cerdas tetaplah anak-anak yang suka bermain. Jadi, selalu sediakan waktu baginya untuk menyalurkan kegiatan dalam bentuk lain. Misalnya berolahraga atau bahkan sekedar main video games.

Tinggalkan komentar