Kemuliaan Umat Akhir Zaman

Yang dimaksud umat akhir zaman adalah umat Baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Kita saat ini mungkin tidak menyadari kemuliaan kita dalam pandangan Allah SWT dibandingkan dengan umat-umat terdahulu. Sebagai gambaran akan kemuliaan kita, kita bisa merenungkannya melalui kalam Allah di dalam Al Quran.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُوْنُوْا أَنصَارَ اللّٰهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنصَارِي إِلَى اللّٰهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللّٰهِ

“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana ‘Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”.” (QS: As-Shoff: 14)

Dalam ayat di atas setidaknya ada 4 poin gambaran keutamaan atau kemuliaan kita sebagai umat akhir zaman dibandingkan dengan umat terdahulu, dalam hal ini umat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam.

Yang pertama, untuk umat akhir zaman Allah SWT sendiri sebagai pembicara yang menyeru kepada orang-orang yang beriman secara langsung, sedangkan kepada umat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam yang menyeru adalah Nabi Isa ‘alaihissalam.

Kedua, untuk umat akhir zaman yang diseru adalah semua orang-orang yang beriman tanpa kecuali, asalkan dia beriman maka ia mendapat seruan dari Allah SWT, sedangkan untuk umat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam yang diseru hanyalah khusus hawariyyin saja.

Ketiga, seruan kepada umat akhir zaman berbentuk perintah (dengan kata كونوا), sehingga tidak ada celah untuk mengelak. Sedangkan seruan kepada umat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam berbentuk tawaran, siapa yang mau silahkan ambil, yang tidak mau silahkan tinggalkan.

Keempat, ungkapan yang digunakan kepada umat akhir zaman adalah أنصار الله, sedangkan ungkapan yang digunakan kepada umat Nabi ‘Isa ‘alaihissalam adalah أنصاري إلى الله.

Di sini hanya menyebutkan poin-poinnya saja, sedangkan untuk penjelasannya, keempat poin tersebut penjabarannya sangat luas dan dalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *