Pola Asuh Agar Anak Tidak Cengeng, WAJIB DITERAPKAN

Pola Asuh Agar Anak Tidak Cengeng – Moms, pernah nggak sih merasa bingung dan panik banget saat anak-anak nangis terus.

Pada usia tertentu anak belum bisa mengungkapkan keinginannya, yang bisa mereka lakukan adalah menangis saat apa yang mereka inginkan tidak dituruti.

Jika pada usia sudah bisa mengungkapkan keinginan. moms agak lega, karena paham apa yang mereka inginkan saat menangis.

Lalu bagaimana pola asuh agar tidak menjadi anak yang cengeng?

1. Kenali Karakter Si Kecil

Agar si kecil tidak menjadi anak cengeng, ada baiknya jika Anda kenali lebih dulu sifat dan karakteristinya. Anda bisa mengenali karakter tersebut dengan selalu memperhatikan ia saat sedang bermain bersama temannya.

Apakah si kecil mudah tersinggung? Jika iya, ada kemungkinan jika dia memiliki perasaan yang halus atau sensitif. Dengan mengenali karakternya, Anda kemudian bisa menentukan pola asuh seperti apa yang tepat untuk si kecil

2. Tidak Berteriak

Saat anak terjatuh ataupun melakukan kesalahan, para orang tua biasanya akan berteriak karena merasa kaget. Padahal taukah Anda, jika teriakan tersebutlah yang akan sering membuat si kecil menangis hingga ketakutan.

Bahkan teriakan orangtua tersebut, bisa membuat si kecil menangis lebih dari rasa sakit yang dia alami akibat terjatuh. Hal tersebut dikhawatirkan, lama kelamaan si kecil akan merasa “terbiasa” untuk menangis saat jatuh.

3. Jangan Menakut-nakuti

Banyak orang tua yang terbiasa mengancam ataupun menakut-nakuti anaknya ketika menangis, agar anak lekas diam. Misalnya, “kalau nggak diam nanti didatengin polisi loh”. Hal semacam ini sebaiknya tidak dilakukan karena justru akan membuat anak menjadi tambah cengeng dan juga penakut.

daripada menaku-nakutilebih baik buat anak merasa aman dan nyaman terlebih dahulu. Biarkan hingga dia tenang. setelah itu baru tanyakan apa yang membuatnya menangis.

4. Jangan Terpancing Strategi Anak

Bisa jadi anak cengeng karena menganggap menangis dapat membuat sikap orangtua melunak. Coba Anda ingat-ingat, apakah Anda selalu memberikan apa yang anak minta setiap kali menangis agar dia cepat diam?

Kalau memang begitu, bisa jadi ini alasan anak cengeng karena menangis jadi senjatanya untuk meminta sesuatu. Sebaiknya jangan lagi memberikan anak sesuatu dengan tujuan supaya anak berhenti menangis. Bunda juga wajib mempelajari tips menolak permintaan anak yang BENAR ya.

5. Perhatikan Tontonan Anak

Anak sangat mudah terpengaruh dan suka meniru. Bisa jadi kebiasaan cengeng ini didapatnya dari tayangan televisi ataupun kartun di Youtube yang biasa anak lihat.

Ketika melihat tokoh kartun atau anak lain di televisi menangis atau cengeng, bisa jadi si kecil menganggap cengeng adalah solusi sehingga menjadikannya kebiasaan.

Yang perlu Anda lakukan adalah memberikan pemahaman kepada anak supaya tidak meniru semua yang ditonton.

6. Ajari Cara Mengekspresikan Emosi

Bisa jadi anak sering menangis karena belum tahu jenis ekspresi lain yang bisa dilakukan. Jelaskan jenis-jenis emosi dan ajarkan cara tepat untuk mengekspresikannya. Ajari anak cara menyampaikan perasaan secara verbal, seperti “aku tidak suka”, “aku marah”, “aku sedih”, dsb.

perlu dicatat, ketika anak sudah mulai bisa menyampaikan emosinya secara verbal, orangtua harus memberikan respon yang hangat dan penuh perhatian. Jangan pernah menganggap remeh. Masalah yang nampak sepele di mata orangtua, bisa jadi adalah masalah super besar untuk anak.

7. Perhatikan Pergaulannya

Pergaulan yang buruk dapat merusak kebiasaan yang baik. Bisa jadi anak menjadi cengeng karena melihat teman-temannya melakukan hal yang sama.

Kalau memang ada teman yang meberikan dampak tidak baik, si kecil tidak perlu sering-sering bergaul dengan anak tersebut. Berikan juga penjelasan bahwa ada sikap-sikap kurang baik yang tidak perlu ditiru.

8. Jadilah Contoh yang Baik

Hindari pertengkaran dengan pasangan dan menangis di depan anak. Bukan tak mungkin anak meniru perilaku dan kebiasaan orangtua dalam menyelesaikan masalahnya.

Hubungan yang tak harmonis antara ayah dan ibu juga jadi pencetus anak menjadi cengeng. Makanya, perlu untuk orangtua berkomitmen soal perilaku masing-masing supaya tidak menjadi contoh yang buruk buat anak.

Bagaimanapu karakter anak, semua berawal dari orang tua. Anak adalah penyontoh yang ulung. Jadi ada baiknya ajarkanlah semua kebaikan sedini mungkin. Mulai mengajarkan karakter hingga memberikan stimulasi agar anak pintar.

 

Satu pemikiran pada “Pola Asuh Agar Anak Tidak Cengeng, WAJIB DITERAPKAN”

Tinggalkan komentar