Mengatur Uang Jajan Anak, Begini TIPS nya

Mengatur uang jajan anak – Mendidik anak bisa dengan berbagai cara. Termasuk dalam tips mengatur uang jajan anak. Mengatur uang jajan anak bisa mendidik anak untuk hidup hemat, disiplin dan tidak semua yang dimau harus dipenuhi. Tips ini bisa bunda lakukan untuk anak kesayangannya ya:)

1. Menghitung Kebutuhan

Moms harus punya perhitungan sendiri untuk kebutuhan anak-anak. Pastikan kebutuhan anak sesuai dengan usianya. Misalkan saja, gadget. Untuk anak-anak sebaiknya tidak dibelikan gadget pribadi, dengan alasan apapun. Selain untuk menekan uang jajan anak, penggunaan gadget juga bisa membuat anak candu.

2. Ajarkan Menabung

Sejak kecil, ajarkanlah anak kita untuk menabung. Belikan ia tabungan khusus, untuk menabungkan sisa uang jajannya. Kebiasaan tersebut akan melatih anak untuk hidup hemat dan bijak dalam mengatur kebutuhannya.

3. Manajemen

Jika sudah berada di Sekolah Menengah, usahakan anak diajarkan untuk mengatur keuangannya sendiri. Misalnya dengan memberikannya uang jajan untuk satu minggu. Bagaimana caranya agar anak bisa mengatur uang jajannya dalam kurun waktu seminggu. Mereka akan belajar tanggung jawab untuk dirinya sendiri, juga belajar mengatur keuangan.

4. Lakukan Negosiasi

Apa saja yang menjadi kebutuhan anak, juga apa saja yang tidak dibutuhkannya harus bisa kita negosiasi. Anak sebaiknya tidak menguasai orang tua, tetapi anak dikendalikan oleh orang tua. Hal ini terkait dengan barang apa saja yang tidak begitu dibutuhkan anak.

5. Penghargaan dan Punishment

Berilah penghargaan jika anak melakukan kebaikan, misal dengan memberinya sebuah hadiah. Punishment bila anak melakukan tindakan kurang tepat, misal dengan memotong uang jajannya. Rasa tidak tega pasti ada, tapi bisa kita alokasikan untuk tabungan anak pribadi.

Semoga 5 tips mengatur uang jajan anak bisa mendidik anak-anak kita agar sukses memanage keuangan saat dia sudah besar.

Mengajarkan bagaimana cara memanage keuangan sejak kecil itu jauh lebih baik ya bun, jangan sampai semua kemauan anak kita turuti.

Anak harus diberi pelajaran bahwa tidak semuanya bisa dia miliki. Harus dilihat mana kebutuhan mana yang hanya sebatas keinginan. Selamat mencoba, happy mommy 🙂

26 pemikiran pada “Mengatur Uang Jajan Anak, Begini TIPS nya”

  1. Ajakan menabung memang perlu dipupuk sedari kecil. Saya masih ingat, sewaktu kecil punya dua celengan: ayam dan kodok. Yang satu khusus uang logam Rp.100 dan lainnya uang Rp.500. Paling bahagia ketika celengan penuh dan lalu dibongkar. Deringan uang logam yang menumpuk, menjadi kebahagiaan tersendiri. Terlebih, keesokan harinya akan diajak orangtua ke pasar, bebas memilih mainan. Meski kelak saya paham: harga mainan itu jauh lebih mahal dari uang tabungan. Tapi ini menjadi sebentuk penghargaan lantaran rajin menabung.

    Balas
  2. benar banget ini, ponakan saya juga begitu. malah sekarang dia lebih sering nabung dibanding jajan beli mainan, wkwk. karena katanya kalau nabung bisa cepet beli mainan yang lebih mahal, haha. Sama aja ujung-ujungnya beli mainan, hihi. Makasih sharingnya.

    Balas
  3. menabung sebenarnya bukan hanya perkara menyisihkan uang saja, ya mbak? tetapi lebih pada penjabaran manajemen keuangan seseorang. belajar bertanggung jawab pada uang yang dipegang dan merencanakan pengatuiran keuangan masa depan.

    Balas
  4. Hmm dari usia berapa coba dikasih uang jajan? Anakku blm kukasih tp kuajak ke minimarkwt kalau mau jajan…kamu boleh milih 2 jajanan yg harga segini..hihi maklum msh 4 tahun. Tp ini tipsnya bolwh jg spy terhindar boros ya

    Balas
  5. Si kakak yang perempuan mudah ngaturnya, sementara si adek yang laki-laki umur 2 tahun, belum bisa dibilangin, suka merengek minta es krim, trus suka bilang abi kerja cari uang untuk beli es krim. Kira-kira terbawa sampai besar gak ya? soalnya beda banget dengan kakak, kalau gak ditawari malah gak minta.

    Balas
  6. Yang sekarang ini saya ajarkan ke anak adalah negosiasi. Soalnya kalau dia ke minimarket suka pengin beli dua-duanya, misalnya mainan atau eskrim. Nah, dalam negosiasi itu ya dia harus milih salah satu. Awal-awalnya sih nangis jejeritan, tapi besok-besoknya udah gak lagi malah dia yang melakukannya sendiri.
    Emang kudu tega ya ngasuh anak hehe

    Balas

Tinggalkan komentar