Unjuk Rasa, Mendemo Khalifah

Rasa tidak puas akan menimbulkan kekecewaan. Rasa tidak puas biasanya muncul ketika hasil tidak sesuai harapan, tidak sesuai yang dimaksud atau tidak sesuai dengan misi yang dibuat atau bahkan bertentangan dengan misi itu sendiri.

Ketika manusia tidak bisa mendapatkan apa yang menjadi tujuannya maka timbullah rasa tidak puas. Kenapa sampai terjadi unjuk rasa kepada para pemimpin? Karena rasa tidak puas. Pemimpin yang seharusnya mensejahterakan rakyat justru malah memperkaya diri sendiri. Pemimpin yang seharusnya mengelola kekayaan alam untuk rakyat malah menjualnya untuk kepentingan pribadi. Pemimpin yang seharusnya melindungi atau mengayomi rakyat justru malah membodohi rakyat.

Rakyat pun mendemo, unjuk rasa.

Sendainya bumi bisa berbicara seperti manusia, tentu ia akan mengatakan: “Ya Allah, saya adalah makhlukMu, Engkau serahkan urusan saya di tangan manusia, Engkau jadikan manusia sebagai pemimpin bagi saya. Tetapi ya Allah, manusia malah menyimpang dari jalur yang telah Engkau gariskan, menyimpang dari jalanMu, maka izinkan saya untuk unjuk rasa ya Allah.” Maka timbullah gempa bumi.

Sendainya lautan bisa berbicara seperti manusia, tentu ia akan mengatakan: “Ya Allah, saya adalah makhlukMu, Engkau serahkan urusan saya di tangan manusia, Engkau jadikan manusia sebagai pemimpin bagi saya. Tetapi ya Allah, manusia malah menyimpang dari jalur yang telah Engkau gariskan, menyimpang dari jalanMu, maka izinkan saya untuk unjuk rasa ya Allah.” Maka timbullah gelombang tsunami.

Sendainya gunung bisa berbicara seperti manusia, tentu ia akan mengatakan: “Ya Allah, saya adalah makhlukMu, Engkau serahkan urusan saya di tangan manusia, Engkau jadikan manusia sebagai pemimpin bagi saya. Tetapi ya Allah, manusia malah menyimpang dari jalur yang telah Engkau gariskan, menyimpang dari jalanMu, maka izinkan saya untuk unjuk rasa ya Allah.” Maka timbullah gunung meletus.

Sendainya angin bisa berbicara seperti manusia, tentu ia akan mengatakan: “Ya Allah, saya adalah makhlukMu, Engkau serahkan urusan saya di tangan manusia, Engkau jadikan manusia sebagai pemimpin bagi saya. Tetapi ya Allah, manusia malah menyimpang dari jalur yang telah Engkau gariskan, menyimpang dari jalanMu, maka izinkan saya untuk unjuk rasa ya Allah.” Maka timbullah angin puting beliung.

Sendainya api bisa berbicara seperti manusia, tentu ia akan mengatakan: “Ya Allah, saya adalah makhlukMu, Engkau serahkan urusan saya di tangan manusia, Engkau jadikan manusia sebagai pemimpin bagi saya. Tetapi ya Allah, manusia malah menyimpang dari jalur yang telah Engkau gariskan, menyimpang dari jalanMu, maka izinkan saya untuk unjuk rasa ya Allah.” Maka timbullah kebakaran.

Sehingga di permukaan bumi tidak ada lagi tempat yang aman bagi sang khalifah pengkhianat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.